Danramil 0825/18 Purwoharjo, Hadiri Peresmian Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ponpes Syafi’iyah Darul Falah Purwoharjo, Perkuat Gizi Santri dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Banyuwangi – Upaya Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dalam memastikan pemenuhan gizi yang merata, termasuk di lingkungan pendidikan keagamaan, semakin diperkuat. secara resmi telah diresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berfungsi sebagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Darul Falah. Sabtu (25/10/2025)

 

Peresmian yang berlokasi di Jl. Ngadimulyo, Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo, ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Pemerintah Daerah, legislatif, dan aparat keamanan (TNI-Polri) dalam mendukung program gizi nasional. Dengan adanya SPPG ini, ribuan santri di Ponpes Darul Falah dan sekitarnya akan mendapatkan asupan makanan yang terjamin kualitas gizi dan kebersihannya setiap hari.

 

H. Susiyanto, SH. (Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi, Fraksi PKB) Anggota DPRD dari Fraksi PKB ini menyampaikan bahwa program ini adalah prioritas untuk mencetak generasi unggul. “Sebagai wakil rakyat, kami mendukung penuh program Makan Bergizi Gratis ini. Terlebih lagi pelaksanaannya di lingkungan pesantren yang menjadi lumbung kader bangsa. Kesehatan dan kecerdasan santri adalah investasi masa depan Banyuwangi dan Indonesia. Kami akan terus mengawal agar alokasi anggaran dan kualitas pelaksanaannya berjalan optimal, memastikan setiap santri mendapatkan hak gizi terbaik.” Ujarnya.

 

Ahmad Subhan, SE., M.Si. (Camat Purwoharjo) Camat Purwoharjo menekankan pentingnya sinergi antara pesantren dan pemerintah daerah serta dampak positif program terhadap masyarakat sekitar. “Peresmian SPPG di Ponpes Darul Falah ini menjadi bukti komitmen Forkopimca Purwoharjo dalam menyukseskan program gizi pemerintah. Kami berharap, dapur gizi ini tidak hanya melayani santri, tetapi juga dapat memberdayakan ekonomi lokal dengan menyerap bahan pangan dari petani dan peternak di Desa Bulurejo dan sekitarnya. Program ini adalah kolaborasi nyata yang hasilnya langsung dirasakan oleh masyarakat.” Ucapnya.

 

Kapten Inf Ali Mukhaedori (Danramil 0825/18 Purwoharjo) Danramil Purwoharjo menegaskan peran TNI dalam pengawasan dan ketahanan pangan di tingkat operasional. “TNI, melalui Koramil 0825/18 Purwoharjo, siap mendukung penuh dan melakukan pengawalan agar seluruh proses mulai dari pengadaan bahan baku, proses memasak, hingga distribusi makanan berjalan dengan aman, higienis, dan tepat sasaran. Ini adalah tugas kami untuk turut menjaga ketahanan gizi anak bangsa, memastikan setiap santri tumbuh sehat sebagai calon pemimpin masa depan.” Ucap Danramil Kapten Ali

 

Akp Heru Slamet Hariyanto, SH. (Kapolsek Purwoharjo) Kapolsek Purwoharjo menyoroti aspek keamanan pangan dan kelancaran program. “Kepolisian Sektor Purwoharjo akan berkoordinasi erat dengan pihak Ponpes dan pengelola SPPG untuk menjamin aspek keamanan pangan. Kami juga akan memastikan situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di sekitar lokasi tetap kondusif, sehingga program MBG ini dapat berjalan lancar dan berkesinambungan tanpa hambatan. Kualitas gizi dan keamanan adalah hal yang tidak bisa ditawar.” Tandasnya. (Bgn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *